Visi

Menjadi program studi unggulan yang terkemuka di tingkat ASEAN pada tahun 2025 dan di tingkat ASIA pada tahun 2030 melalui bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di bidang teknik sumber daya air, untuk memperkuat kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.

 

Misi

Program Doktor Teknik Sumber Daya Air adalah:

  1. Menyelenggarakan proses pendidikan Program Doktor Teknik Sumber Daya Air (PDTSDA) melalui proses pembelajaran yang berkualitas dan efisien.
  2. Melakukan pengembangan bidang Teknik Sumber Daya Air (TSDA) melalui penelitian yang berwawasan lingkungan, berkualitas dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
  3. Melakukan penyebarluasan dan publikasi ilmiah terhadap hasil penelitian bidang TSDA secara berkala.

 

Tujuan

Tujuan diadakannya pendidikan Program Doktor Teknik Sumber Daya Air Fakultas Teknik Universitas Brawijaya adalah menghasilkan lulusan yang:

  1. Mampu mengembangkan pengetahuan dan teknologi baru di bidang teknik sumber daya air atau praktek profesionalnya melalui riset, hingga menghasilkan karya kreatif, original, dan teruji.
  2. Mampu memecahkan permasalahan sains dan teknologi bidang teknik sumber daya air melalui pendekatan inter, multi atau transdisipliner.
  3. Mampu mengelola, memimpin, dan mengembangkan riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi ilmu pengetahuan bidang teknik sumber daya air dan kemaslahatan umat manusia, serta mampu mendapat pengakuan nasional maupun internasional.
  4. Mampu menemukan kebaruan (novelty) dalam teori dan berkarya dalam bidang teknk sumber daya air.

Gelar Akademik

Gelar akademik Program Doktor Teknik Sumber Daya Air adalah Doktor (Dr.) berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 154 Tahun 2014 Tentang Rumpun Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Serta Gelar Lulusan Perguruan Tinggi Pasal 11 ayat 1 poin h; Doktor, ditulis di belakang nama lulusan program studi Doktor, dengan mencantumkan huruf “Dr.” dan dapat diikuti dengan inisial gelar.

 

Profil Lulusan

Profil lulusan Program Doktor Teknik Sumber Daya Air Jurusan Teknik Pengairan adalah lulusan yang :

  1. Mampu mengembangkan pengetahuan dan teknologi baru di bidang teknik sumber daya air atau praktek profesionalnya melalui riset, hingga menghasilkan karya kreatif, original, dan teruji.
  2. Mampu memecahkan permasalahan sains dan teknologi bidang teknik sumber daya air melalui pendekatan inter, multi atau transdisipliner.
  3. Mampu mengelola, memimpin, dan mengembangkan riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi ilmu pengetahuan bidang teknik sumber daya air dan kemaslahatan umat manusia, serta mampu mendapat pengakuan nasional maupun internasional.
  4. Mampu menemukan kebaruan (novelty) dalam teori dan berkarya dalam bidang teknk sumber daya air.

 

CAPAIAN PEMBELAJARAN

Ketentuan Beban Studi dan Masa Studi

Pengaturan kurikulum program pendidikan Doktor sebagai pedoman proses belajar mengajar di UB mengacu pada Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi No.44 Tahun 2015, serta Peraturan Universitas Brawijaya No.1 Tahun 2017, jumlah sks yang harus dikumpulkan oleh mahasiswa untuk menyelesaikan Program Doktor adalah minimal 42 sks.

Kurikulum program Pendidikan Doktor di UB adalah Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dengan Learning Outcome (LO) mengacu pada Peraturan Presiden RI No. 8 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

Berdasarkan Buku Pedoman Pendidikan Universitas Brawijaya Tahun Akademik 2020/2021, ditetapkan bahwa:

Beban studi bagi mahasiswa Program Doktor TSDA terdiri dari:

  1. Mata Kuliah Wajib UB:
  2. Metode Penelitian dan Penulisan Karya Ilmiah (3 SKS)
  3. Disertasi (28 sks)
  4. Mata Kuliah Wajib Program Studi (9 SKS)
  5. Hidrologi Teknik SDA (3 SKS)
  6. Hidrolika Teknik SDA (3 SKS)
  7. Pemodelan Sistem Sumber Daya Air (3 SKS)
  8. Mata Kuliah Pilihan 3 SKS Non-Matrikulasi dan 12 SKS Matrikulasi
  9. Total Beban Studi Perkuliahan : 15-24 SKS dan Beban Studi Perkuliahan Per semester maksimum 18 SKS

 

Total beban studi pada Program Doktor TSDA adalah :

  1. Masukan peserta didik sebidang dan Non-Matrikulasi, sekurang-kurangnya 43 SKS, yang terdiri dari 15 SKS Perkuliahan dan 28 SKS Disertasi.
  2. Masukan peserta didik tidak sebidang dan Matrikulasi, sekurang-kurangnya 52 SKS, yang terdiri dari 24 SKS Perkuliahan dan 28 SKS Disertasi.

 

Beban studi perkuliahan ditetapkan maksimum sebesar 18 SKS per semester. Beban studi mahasiswa adalah kegiatan wajib mahasiswa yang terdiri dari perkuliahan, tugas-tugas terstruktur, seminar, publikasi artikel jurnal internasional, penelitian dan disertasi yang dibatasi dengan jumlah sks tertentu per semester. Mata kuliah (MK) terdiri dari MK Wajib Universitas, MK Wajib Program Studi dan MK Penunjang Disertasi (Pilihan). Mata kuliah penunjang disertasi yang diambil mahasiswa dari program studi tertentu dapat diambil dari mata kuliah yang diselenggarakan oleh program studi lain atas persetujuan KPS PDTSDA dan atau Ketua Komisi pembimbing.

Penetapan Beban Studi Kurikulum Program dan Beban Studi. Mata kuliah-mata kuliah tersebut diberikan dalam rentang waktu 2 semester. Rencana perkuliahan dari semester 1 sampai dengan semester 2 tersusun sebagai berikut:

Non-Matrikulasi Matrikulasi
Mata Kuliah Wajib Universitas : 3 Sks 3 Sks
Mata Kuliah Wajib Program Studi : 9 Sks 9 Sks
Mata Kuliah Penunjang Disertasi (Pilihan) : 3 Sks 12 Sks
Disertasi : 28 Sks 28 Sks
Jumlah beban Studi : 43 Sks 52 Sks

 

Masa studi bagi mahasiswa Program Doktor minimal 3 tahun (6 semester), sedangkan masa studi maksimal 7 tahun (14 semester).

 

Kompetensi Utama :

  1. Mengembangkan pengetahuan, teknologi, dan atau seni baru di dalam bidang teknik sumber daya air atau praktek profesionalnya melalui riset, hingga menghasilkan karya kreatif, original, dan teruji.
  2. Memecahkan permasalahan (bidang manajemen dan infrastruktur Sumber Daya Air) sains, teknologi, dan atau seni di dalam bidang keilmuannya melalui pendekatan inter, multi atau transdisipliner.
  3. Mengelola, memimpin, dan mengembangkan riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi ilmu pengetahuan dan kemaslahatan umat manusia, serta mampu mendapat pengakuan nasional maupun internasional.
  4. Menemukan dan memberikan kontribusi pada pengembangan serta pengamalan ilmu pengetahuan dan/atau teknologi di bidang keahliannya (bidang manajemen dan infrastruktur Sumber Daya Air) melalui penalaran dan penelitian ilmiah berdasarkan pemikiran logis kritis, sistematis, kreatif, dan arif;
  5. Mengembangkan penelitian bidang TSDA yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan/atau teknologi, serta peningkatan kemaslahatan manusia dengan berbasis peta jalan penelitian, melalui pendekatan inter, multi, atau transdisipliner, secara mandiri atau bekerjasama dengan lembaga lain,
  6. Mengelola (mendokumentasikan, menyimpan, mengaudit, mengamankan, dan menemukan kembali) data hasil penelitian untuk keperluan penelitian lanjutan atau penelitian lain,
  7. Meningkatkan kapasitas pembelajaran mandiri dan tim yang berada di bawah tanggungjawabnya.

 

Kompetensi Pendukung :

  1. Kemampuan dan keterampilan berkomunikasi secara lisan dan tulisan menggunakan bahasa nasional dan internasional,
  2. Kemampuan dan keterampilan menyusun peta jalan penelitian bidang TSDA melalui kajian kritis atas fakta, konsep, prinsip, dan teori,
  3. Kemampuan dan keterampilan menuliskan hasil penelitian bidang TSDA secara sistematis sehingga bisa dipublikasikan dalam jurnal internasional bereputasi.
  4. Kemampuan dan keterampilan menyusun dan mengkomunikasikan pandangan kritis, argumen, dan solusi terhadap masalah/isu mutakhir di dalam masyarakat secara ilmiah dan etika akademik, melalui berbagai bentuk media kepada masyarakat,
  5. Kemampuan dan keterampilan melakukan pendalaman dan perluasan IPTEKS dalam bidang keahlian TSDA dengan spesialisasi/konsentrasi (1) Pengelolaan dan Manajemen Sumber Daya Air dan (2) Infrastruktur Sumber Daya Air.

 

Kompetensi Lainnya :

  1. Berwawasan lingkungan dan berjiwa kreatif, inovatif, dan mempunyai responsibilitas yang tinggi untuk mendapatkan solusi atas permasalahan yang ada di masyarakat,
  2. Mampu mengarahkan setiap topik dan kegiatan penelitiannya menuju pengembangan teknologi yang ramah lingkungan,
  3. Mengembangkan dan memelihara jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat di dalam lembaga dan komunitas penelitian yang lebih luas.

Tabel 1. Capaian Pembelajaran Program Doktor (S3) Teknik Sumber Daya Air

 

Unsur Capaian Pembelajaran Kode Rincian Capaian Pembelajaran
SIKAP S1 Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius dan spiritual
S2 Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan ajaran agama, moral, dan etika;
S3 Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air serta memiliki nasionalisme dan rasa tanggung jawab pada negara dan bangsa;
S4 Mampu berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara berdasarkan pancasila;
S5 Mampu bekerjasama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;
S6 Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;
S7 Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;
S8 Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri;
S9 Mampu menginternalisasi dan mengeksternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;
S10 Mampu menginternalisasi dan mengeksternalisasi semangat kemandirian dan kejuangan, dan;
S11 Mampu menginternalisasi dan mengeksternalisasi semangat kewirausahaan.
PENGETAHUAN P1 Mampu menguasai konsep teoritis, metode, dan perangkat dalam Perencanaan Prasarana dan Sarana Sumber Daya Air
P2 Mampu menerapkan sistem informasi dan analisis komputasi bidang Sumber Daya Air
P3 Mampu menguasai konsep, metode, perencanaan dan pelaksanaan konstruksi bangunan air, meliputi jaringan irigasi dan drainasi, rekayasa sungai dan bendungan.
P4 Mampu menguasai bidang ilmu tentang pengelolaan dan konservasi Sumber Daya Air
P5 Mampu menguasai konsep optimasi pemanfaatan dan pendayagunaan Sumber Daya Air
KETERAMPILAN UMUM KU1 Menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan/atau teknologi sesuai dengan bidang keahliannya
KU2 mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan, teknologi atau seni sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah untuk menghasilkan solusi, gagasan, desain, atau kritik seni serta menyusun deskripsi saintifik hasil kajiannya dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir
KU3 mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis terhadap informasi dan data
KU4 mengelola pembelajaran secara mandiri
KU5 mengembangkan dan memelihara jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya
KETERAMPILAN KHUSUS KK1 mampu menerapkan matematika, sains, dan prinsip rekayasa (engineering principles) untuk menyelesaikan masalah rekayasa kompleks (complex engineering problem)
KK2 mampu menemukan sumber masalah rekayasa melalui proses penyelidikan, analisis, interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa
KK3 mampu melakukan riset yang mencakup identifikasi, formulasi dan analisis masalah rekayasa
KK4 mampu merumuskan alernatif solusi untuk menyelesaikan masalah rekayasa kompleks dengan memperhatikan faktor-faktor ekonomi, kesehatan dan keselamatan publik, kultural, sosial dan lingkungan (environmental consideration)
KK5 mampu merancang sistem, proses, dan komponen dengan pendekatan analitis dan mempertimbangkan standar teknis, aspek kinerja, keandalan, kemudahan penerapan, keberlanjutan, serta memperhatikan faktor-faktor ekonomi, kesehatan dan keselamatan publik, kultural, sosial dan lingkungan
KK6 mampu memilih sumberdaya dan memanfaatkan perangkat perancangan dan analisis rekayasa berbasis teknologi informasi dan komputasi yang sesuai untuk melakukan aktivitas rekayasa

 

KURIKULUM

  • Daftar Mata Kuliah

Tabel 3. Daftar Mata Kuliah Wajib Dan Penunjang Disertasi

No. Kode Mata Kuliah Sks Status Semester
Mata Kuliah Wajib UB (3 SKS)
1 UBU91001 Metodologi Penelitian dan Penulisan Karya Ilmiah 3 W I
Mata Kuliah Wajib Program Studi (9 SKS)
1 TKP91001 Hidrologi Teknik SDA 3 W I
2 TKP91002 Hidrolika Teknik SDA 3 W I
3 TKP91003 Pemodelan Sistem SDA 3 W I
Mata Kuliah Pilihan Penunjang Disertasi (3-12 sks)
1 TKP91004 Pengembangan Wilayah Sungai 3 P II
2 TKP91005 Optimasi Sumber Daya Air 3 P II
3 TKP91006 Air Tanah dan Hidro-Geologi 3 P II
4 TKP91007 Analisis Spasial dan Penginderaan Jauh 3 P II
5 TKP91008 Rekayasa Bendungan dan Waduk 3 P II
6 TKP91009 Rekayasa Ekonomi 3 P II
7 TKP91010 Rekayasa Irigasi dan Drainase 3 P II
8 TKP91011 Rekayasa Sungai dan Danau 3 P II
9 TKP91012 Rekayasa Pantai dan Pelabuhan 3 P II
10 TKP91013 Rekayasa Tenaga Air 3 P II
Disertasi (28 sks)
1 UBU900002 Ujian Kualifikasi Doktor (5%) 28 W III-IV
2 Ujian Usulan Disertasi (5%) W III-IV
3 Penelitian dan Penulisan Disertasi (20%) W III-VI
4 Penulisan dan Publikasi Artikel ke-1 Jurnal Internasional (15%) W III-VI
5 Penulisan dan Publikasi Artikel ke -2 Jurnal Internasional (15%) W IV-VI
6 Seminar Hasil Disertasi (10%) W VI
7 Ujian Tertutup Disertasi (20%) W VI
8 Ujian Terbuka Disertasi (10%) W VI

 

 

 

 

  • Jejaring Mata Kuliah

Jejaring mata kuliah Program Doktor Teknik Sumber Daya Air

Capaian Pembelajaran versus Mata Kuliah

 

Proses Pembelajaran

  • Proses pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa (Student Center Learning). SCL merupakan disiplin yang melibatkan interaksi kelompok-kelompok mahasiswa dalam rangka melaksanakan pembelajaran secara kreatif sebagaimana kelak di kemudian hari akan dijumpai di dunia nyata / profesinya (Thornburg, 1995):
    1. Mahasiswa merupakan komponen utama di dalam kelas
    2. Mahasiswa merupakan fokus, dan pengajar beralih fungsi sebagai fasilitator bagi pembelajar dalam diskusi kelompok kecil.
  • Ringkasan Kerangka Untuk Konstruktivisme :
    1. Dalam SCL para mahasiswa telah memiliki prior knowledge yang harus diaktifkan dalam situasi pembelajaran yang baru.
    2. Pengetahuan dibangun secara khas dan individual, dengan berbagai macam cara, dengan menggunakan berbagai alat, sumber, pengalaman, dan konteks.
    3. Pembelajaran merupakan proses aktif dan reflektif.
    4. Pembelajaran merupakan suatu proses pengembangan, melalui asimilasi, akomodasi, atau penolakan terhadap informasi baru.
    5. Interaksi sosial mengenalkan adanya berbagai macam perspektif pembelajaran.
    6. Secara internal, pembelajaran dikendalikan dan dimediasi oleh mahasiswa itu sendiri.
  • SCL di dalam praktik peran pengajar adalah sebagai fasilitator :
    1. Mahasiswa bertanggung jawab dan mengendalikan sepenuhnya atas pembelajarannya
    2. Pembelajaran dapat bersifat independen, kolaboratif, kooperatif, atau kompetitif
    3. Proses pencarian & penggunaan informasi lebih penting daripada materi dasarnya.
    4. Pembelajaran berlangsung secara kontekstual dan mahasiswa didorong untuk mengkonstruksi pengetahuan mereka (Theroux, 2002).

 

 

 

Proses Penilaian

Proses penilaian capaian pembelajaran, untuk menilai prestasi mahasiswa dalam kegiatan akademik, digunakan ketentuan sebagai berikut:

  1. Penilaian hasil ujian suatu mata kuliah dilakukan oleh masing-masing dosen (atau tim dosen) dengan menggunakan Huruf Mutu (HM) dan Angka Mutu (AM) seperti berikut tabel berikut :

 

Tabel 5. Penilaian Hasil Ujian Suatu Mata Kuliah

Nilai Angka Huruf Mutu Angka Mutu Golongan Kemampuan
> 80 – 100 A 4 Sangat Baik
> 75 – 80 B+ 3.5 Antara Sangat Baik dan Baik
> 69 – 75 B 3 Baik
> 60 – 69 C+ 2.5 Antara Baik dan Cukup
> 55 – 60 C 2 Cukup
> 50 – 55 D+ 1.5 Antara Cukup dan Kurang
> 44 – 50 D 1 Kurang
0 – 44 E 0 Gagal
  1. Nilai akhir bagi mata kuliah yang diampu oleh lebih dari satu dosen merupakan nilai gabungan dari semua dosen yang digabungkan oleh dosen koordinatornya.
  2. Nilai akhir mata kuliah merupakan gabungan dari nilai: tugas terstruktur dan/atau tugas mandiri, nilai ujian tengah semester dan nilai ujian akhir. Selanjutnya nilai akhir ditentukan dengan kriteria pada butir (1).
  3. Nilai akhir disertasi merupakan gabungan penilaian masing-masing komponen disertasi, dengan bobot yang telah ditetapkan oleh masing-masing program studi.
  4. Terhadap kegiatan dan kemajuan belajar mahasiswa dilakukan penilaian secara berkala yang dapat berbentuk ujian, pelaksanaan tugas, dan pengamatan oleh dosen. Ujian dapat diselenggarakan dalam beberapa bentuk, diantaranya melalui ujian tengah semester, ujian akhir semester dan ujian kegiatan disertasi (program doktor).