Single Post

[vc_row][vc_column][vc_column_text]

 

Delegasi Teknik Pengairan berhasil meraih Juara I pada Kompetisi  Civil Engineering Innovation Contest 2019 , tepatnya pada kategori Dam Innovation Contest. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Universitas Diponegoro. Kompetisi tersebut berlangsung pada 12-15 November 2019 di Semarang.

 

Delegasi Teknik Pengairan dengan nama Tim  Tirta Altara-64 ini terdiri dari Ekhsan Zainuri (P16), Muhammad Fahmi Khoiruddin (P16), Haidar Naufal Majid (P16) dan dibimbing oleh Dr. Ir. Runi Asmaranto, ST., MT. Pada kompetisi ini, mereka mengusung “Inovasi Long Strorage Detention Dam Terintegrasi untuk Pengendalian Banjir Perkotaan Berkonsep Economy, Enviroment, and Social Development”.Dengan inovasi yang mereka usung tersebut, mereka berhasil meraih Juara I dari 5 finalis yang terpilih.

Fokus permasalahan yang diangkat adalah pengendalian banjir wilayah perkotaan yang terintegrasi dengan memperhatikan aspek keamanan tubuh bendungan dan mitigasi bencana. Yang unik dan spesial dari inovasi ini adalah  penambahan  campuran bahan abu terbang (fly ash) limbah batu bara untuk menambah nilai kohesi urugan tanah sehingga volume urugan menjadi lebih sedikit.

Harapannya inovasi ini bisa menjadi referensi inovasi karya ilmiah dan bisa menjadi bahan penelitian lebih lanjut tentang pengaruh penambahan bahan limbah batu bara (fly ash) terhadap nilai kohesi material urugan tubuh bendungan.

(RRP)

 

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]