Single Post

[vc_row][vc_column][vc_column_text]

 

Dalam Kompetisi LKTIN (Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional) Censorfest  yang diadakan oleh CENSOR (Center Of Social and Polictical Research ) Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), delegasi Teknik Pengairan berhasil meraih Juara I dari 10 finalis terpilih. Kompetisi ini diadakan pada 26 Oktober 2019 di Solo.

 

Tim Paramuda -64 terdiri dari Chatherine Grace Maulina (P17); Mirsa Ayu (P17); Arvin Zypa (P17) dan dibimbing oleh Dr.Eng Riyanto Haribowo, ST.,MT. Inovasi yang mereka usulkan berjudul “Wash Power System (Waste Water for Electricity Power)”.

Fokus tim ini pada peran generasi millenial dalam menginternalisasi poin-poin SDG’S 2030 di bidang lingkungan. Secara garis besar inovasinya adalah dengan memanfaatkan air limbah domestik sebagai sumber pembangkit listrik terbarukan sekaligus sumber air baku, mengurangi dampak peningkatan konsumsi listrik dan dampak air limbah domestik yang dapat mencemari sungai.

“Keunggulan dari ide ini adalah kemampuanmampu menghasilkan energi listrik terbarukan, mengurangi dampak pencemaran sungai akibat air limbah domestik.” ungkap Catherine.

Harapan tim ini kedepannya agar konsep perencanaan ini bisa direalisasikan dan dikembangkan lebih lagi.

(RRP)

 

 

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]