Visi Keilmuan, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi

Proses penyusunan visi, misi dan sasaran Program Studi Doktor Teknik Sumber Daya Air ini dilakukan pada rapat-rapat internal di Jurusan Teknik Pengairan, dengan proses penyusunannya yang mengikuti kaidah-kaidah organisasi dan kaidah ilmiah yang baik. Adapun pihak-pihak yang terlibat dalam penyusunannya adalah sebagai berikut:

  • Unsur pimpinan Jurusan Teknik Pengairan FT UB (Ketua Jurusan dan Sekretaris Jurusan)
  • Tim penyusun Usulan Program Studi Doktor Teknik Sumber Daya Air
  • Para kepala laboratorium dan koordinator Kelompok Dosen Keahlian di Jurusan Teknik Pengairan
  • Dosen Jurusan Teknik Pengairan FT UB
  • Staff kependidikan
  • Wakil mahasiswa dan wakil Himpunan Mahasiswa Pengairan (HMP)
  • Alumni
  • Stakeholder

Adapun mekanisme penyusunannya adalah sebagai berikut:

  1. Mensosialisasikan rencana pendirian Program Studi Doktor Teknik Sumber Daya Air di Jurusan Teknik Pengairan FT UB melalui rapat-rapat internal jurusan.
  2. Peserta rapat melakukan tukar pikiran dan pendapat (brainstorming) yang dilakukan oleh anggota Tim Kurikulum, dengan mempertimbangkan dokumen evaluasi diri serta visi, misi, tujuan dan sasaran unit kerja di atasnya yaitu Fakultas Teknik dan Universitas Brawijaya.
  3. Memperhatikan pendapat (hasil tracer study) dari para alumni, organisasi profesi terkait (Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia/HATHI), stakeholders (instansi terkait, konsultan dan kontraktor), mahasiswa dan tenaga kependidikan.
  4. Melakukan studi banding dengan Jurusan/Program Studi Teknik Sumber Daya Air dari perguruan tinggi di Malaysia dan Delft Belanda melalui website di masing-masing perguruan tinggi tersebut, untuk melihat visi, misi, tujuan dan sasaran dari dari jurusan/program studi tersebut. Studi banding dilakukan dengan perguruan tinggi di luar negeri karena sampai tahun 2013 Jurusan Teknik Pengairan merupakan satu-satunya yang ada di Indonesia.
  5. Menyusun draft visi, misi, tujuan dan sasaran dan strategi pencapaian.
  6. Mendiskusikan draft dengan seluruh anggota rapat (dosen-dosen) melalui rapat pleno Jurusan Teknik Pengairan sampai tercapai persetujuan draft.

Dalam proses penyusunan visi, misi, tujuan dan sasaran Program Studi Doktor Teknik Sumber Daya Air, peran alumni dan stakeholders memegang peranan yang sangat penting, karena pihak-pihak inilah yang akan berhubungan langsung dan membutuhkan lulusan dari program studi ini. Dalam mencapai kerja sama dan komunikasi yang baik dengan stakeholders, maka Jurusan Teknik Pengairan melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  • Mengevaluasi kurikulum secara rutin dengan melibatkan alumni dan stakeholders untuk menjamin kualitas lulusan yang dapat diterima oleh pasar
  • Membina hubungan baik dengan cara selalu bertemu secara rutin minimal setahun sekali
  • Memberikan informasi bagi mahasiswa untuk proses kerja praktek, penelitian maupun pengambilan data pada jaringan stakeholders dan instansi-instansi baik pemerintah maupun swasta

Beberapa stakeholder baik internal maupun eksternal yang telah berperan serta dalam menyusun visi, misi, tujuan dan sasaran Program Studi Doktor Teknik Sumber Daya Air di Jurusan Teknik Pengairan adalah:

  • Para alumni yang telah bekerja atau memiliki berbagai perusahaan konsultan dan kontraktor
  • Instansi pemerintah dan swasta
  • Pihak-pihak yang sering memakai jasa layanan laboratorium di Jurusan Teknik Pengairan
  • Pihak internal di lingkungan Fakultas Teknik UB dan Universitas Brawijaya

 

Untuk mencapai keberhasilan Program Studi agar dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi institusi, masyarakat, bangsa dan negara, maka telah disusun Visi, Misi dan Tujuan Program Studi Doktor Teknik Sumber Daya Air yang diharapkan dapat bersinergi sekaligus mendukung dan memperkuat Visi, Misi dan Tujuan penyelenggaraan pendidikan di Fakultas Teknik Universitas Brawijaya dan Universitas Brawijaya pada umumnya.

Visi Universitas Brawijaya adalah: “Menjadi universitas unggul yang berstandar internasional dan mampu berperan aktif dalam pembangunan bangsa melalui proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Visi Program Magister Teknik Pengairan adalah: “Menjadi pusat unggulan masyarakat ilmiah teknik pengairan yang menunjang pengembangan wilayah yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan, serta menghasilkan lulusan yang bersemangat ilmiah, berkepribadian mandiri dan mampu secara terus-menerus membelajarkan diri sepanjang hayatnya.”

Visi Fakultas Teknik Universitas Brawijaya adalah: “Pada tahun 2020, Fakultas Teknik Universitas Brawijaya menjadi institusi pendidikan tinggi di bidang keteknikan yang unggul di Asia, dan mampu berperan aktif dalam pembangunan bangsa melalui proses pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.”

Visi Jurusan Teknik Pengairan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya adalah: “Jurusan Teknik Pengairan menjadi institusi pendidikan tinggi di bidang pengairan (sumber daya air) yang unggul di tingkat regional dan internasional, dan menghasilkan lulusan yang bermoral, berkompeten dan inovatif melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi (pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat).”

Dengan berlandaskan kepada visi-visi di atas, maka telah ditetapkan Visi dari Program Studi Doktor Teknik Sumber Daya Air yaitu: “Menjadi program studi unggulan yang terkemuka di tingkat regional dan internasional melalui bidang pendidikan dan penelitian di bidang teknik sumber daya air untuk memperkuat kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.”

Untuk dapat merealisasikan visi tersebut di atas maka telah ditetapkan Misi Program Studi Doktor Teknik Sumber Daya Air adalah sebagai berikut:

  1. Memiliki peran sebagai program studi unggulan terkemuka di tingkat regional dan internasional.
  2. Menyelenggarakan kegiatan keilmuan berbasis pendidikan dan penelitian.
  3. Melakukan kajian utama pada bidang ilmu teknik pengairan.
  4. Merupakan insitusi pendidikan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.

Diharapkan bahwa pendirian Program Studi Doktor Teknik Sumber Daya Air ini akan mampu mencetak lulusan program doktor yang mempunyai kompetensi dibidang pengelolaan sumber daya air dengan berbagai kompetensi sebagai berikut:

  • Pemanfaatan / Pendayagunaan SDA
  • Konservasi SDA
  • Pengendalian daya rusak air
  • Pemberdayaan dan peningkatan peran serta masyarakat
  • Peningkatan dan keterbukaan sistem informasi mengenai SDA.

 

Dengan berpedoman kepada uraian di atas, maka tujuan umum didirikannya Program Studi Doktor Teknik Sumber Daya Air ini adalah:

  1. Mampu berperan sebagai institusi yang unggul dalam kegiatan akademik di tingkat regional maupun internasional, bersifat terbuka, tanggap dan selalu mengikuti segala perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
  2. Mampu berperan aktif mengembangkan ilmu pengetahuan dengan berbasis pendidikan dan penelitian berdasarkan metodologi dan kaidah ilmiah.
  3. Mampu mengembangkan kajian yang spesifik dan komprehensifpada bidang teknik pengairan, sehingga mampu memberikan sumbangsih yang nyata bagi perkembangan ilmu teknik sumber daya air untuk menunjang pengembangan wilayah yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
  4. Mampu berorientasi pada kepentingan masyarakat, bangsa dan negara, dengan mewujudkan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik.

 

Selain itu, sesuai dengan bidang keilmuannya yang spesifik, Program Studi Doktor Teknik Sumber Daya Air mempunyai tujuan khusus, yaitu untuk menghasilkan lulusan yang mempunyai kemampuan:

  1. Memiliki pengetahuan dan keterampilan lanjut dalam bidang ilmu dan teknologi yang berkaitan dengan perencanaan, perancangan, pelaksanaan, pengoperasian dan pemeliharaan serta pengembangan dalam kegiatan:
  • Pembangunan waduk guna keperluan pembangkit tenaga listrik, pengembangan irigasi, penyediaan air dan pengendalian banjir, serta upaya peningkatan efektifitas dan efisiensi pengoperasiannya.
  • Pengembangan sistem jaringan dan bangunan irigasi-drainasi lahan pertanian sawah, lahan kering dan persawahan pasang surut serta pengelolaan air tanah.
  • Pelestarian sumber daya air yang berupa penanggulangan banjir, perbaikan sungai, penanggulangan aliran lahar, erosi lahan, degradasi dan agradasi dasar sungai, transportasi sedimen dan sedimentasi waduk, pengendalian abrasi dan akresi daerah pantai serta pengo-lahan kualitas air dan lingkungan.
  • Pengembangan sistem jaringan dan bangunan drainasi untuk kawasan pemukiman/perkotaan, niaga, industri, daerah rawa dan pelabuhan.
  1. Mempunyai kemauan dan kemampuan membelajarkan dan mengembangkan diri, peka dan bersikap terbuka terhadap perubahan-perubahan dengan tetap memiliki pandangan hidup yang mantap sehingga tidak kehilangan jati dirinya.

 

Sasaran umum dari pendirian Program Studi DoktorTeknik Sumber Daya Air di Fakultas Teknik Universitas Brawijaya adalah terjadinya peningkatan mutu pendidikan di tingkat pasca sarjana (doktoral) melalui peningkatan relevansi hasil pendidikan, terciptanya kondisi dan komitmen akademik yang sehat diantara staf pelaksana program, adanya keberlanjutan atau sustainabilitas dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan, serta meningkatnya efisiensi dan produktivitas dalam berkarya dan meneliti di bidang teknik sumber daya air.

  1. Dengan mengacu pada sasaran umum, visi dan misi, maka ditetapkan beberapa sasaran pendirian Program Studi DoktorTeknik Sumber Daya Air sebagai berikut:
  2. Proses pendidikan yang berlangsung mendapat pengakuan standardisasi di tingkat nasional dan internasional.
  3. Meningkatnya kemampuan akademik dan kegiatan pelaksanaannya dalam mencapai relevansi hasil pendidikan dengan kebutuhan pembangunan di bidang teknik sumber daya air.
  4. Meningkatnya mutu dosen dan lulusan melalui penelitian yang bermutu yang dibuktikan dengan pengiriman artikel ilmiah di jurnal maupun seminar baik nasional maupun internasional.
  5. Bertambahnya jumlah dan mutu ruangan serta fasilitas proses belajar mengajar (laboratorium, koleksi buku, media elektronika).
  6. Meningkatkan manajemen dan informasi sistem berbasis informasi teknologi.
  7. Bertambahnya hubungan kerjasama dengan alumni, pengguna lulusan, dan pakar dalam permasalahan keairan guna tercapainya peningkatan relevansi akademik untuk menunjang keberlanjutan(sustainability) dari program studi.
  8. Kerjasama dengan instansi terkait, guna mendukung peningkatan proses pendidikan dan penelitian terapan.