Latar belakang didirikannya Jurusan Teknik Pengairan tidak terlepas dari tantangan yang dihadapi oleh Pemerintah Republik Indonesia, yaitu kebutuhan tenaga ahli di bidang pengairan yang terasa kian mendesak semenjak program pengadaan pangan nasional, khususnya beras, menjadi sasaran utama pembangunan pada Pelita Pertama. Pada tahun 1972, Departemen Pekerjaan Umum dengan dimotori oleh Direktorat Jenderal Pengairan telah melakukan terobosan, yaitu melakukan berbagai kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi di Indonesia untuk memenuhi kekurangan tenaga ahli di bidang pengairan tersebut. Universitas Brawijaya adalah salah satu institusi yang menyambut dengan antusias, mengingat Fakultas Teknik yang telah berdiri sudah lama dibina oleh proyek Induk Serbaguna Kali Brantas, sehingga tidak asing lagi dengan permasalahan teknik di bidang pengairan.

Sesuai dengan Surat Rektor Unibraw No. 4703/1/75 tanggal 10 Oktober 1975, tentang persetujuan Pembukaan Jurusan Teknik Pengairan dan juga Berita Faksimili dari Dirjen Pendidikan Tinggi No. 035/dj/75 tanggal 23 Oktober 1976, maka pelaksanaan pendidikan di Jurusan Teknik Pengairan resmi dimulai. Hal ini kemudian diperkuat dengan Surat Keputusan Menteri P&K No. 0559/0/1983 yang menyatakan bahwa Jurusan Teknik Pengairan bukan bagian dari Jurusan Teknik Sipil. Hal ini sesuai saran dari Dr. Ir. Suyono Sosrodarsono, bahwa sejak awal kurikulum Jurusan Teknik Pengairan dirancang untuk diarahkan ke bidang keilmuan teknik/rekayasa sumber daya air (water resources engineering).

Hingga saat ini, Jurusan Teknik Pengairan telah memiliki status akreditasi tertinggi dari BAN-PT yaitu akreditasi A sebanyak tiga kali periode berturut-turut. Sedangkan status hukum Universitas Brawijaya adalah Perguruan Tinggi Negeri yang menerapkan PK BLU atau PTN-BLU (Kepmenkeu No. 361/KMK.05/2008, Kode BLU 400919/414989, tanggal penetapan 17 Desember 2008). Pada perkembangan terkini, maka berdasarkan Rencana Strategis Bisnis (RSB) Universitas Brawijaya BLU 2014-2018 yang dicanangkan tahun 2013, maka perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan status Universitas Brawijaya sebagai PTN dengan status tertinggi yaitu PTN berbadan hukum (PTN-BH) (http://www.ub.ac.id/tentang/dokumen-resmi-kampus). Dokumen lengkap tentang pendirian Jurusan Teknik Pengairan, Fakultas Teknik dan Universitas Brawijaya dapat dilihat di Lampiran.