Ditulis pada tanggal 4 January 2019, oleh roni, pada kategori Berita

MALANG KOTA – Jawa Pos Radar Malang bersama Fakultas Teknik  Universitas Brawijaya (FT UB) untuk kesekiankalinya berkolaborasi melakukan pengabdian kepada masyarakat. Jika sebelumnya melakukan aksi pembangunan jembatan di Kabupaten Malang dan Kota Malang, sekarang membangun kawasan hunian terdampak bencana di Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Kemarin pagi (3/1), kesepakatan kerja bareng untuk memanfaatkan dana bantuan pembaca Jawa Pos Radar Malang ini mulai dilaksanakan melalui pertemuan antara kedua belah pihak.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Dekan FT UB Dr Ir Pitojo Tri Juwono MT dan sejumlah dosen di antaranya Dr Eng Riyanto Haribowo ST MT, Bambang Winarta ST MT PhD, Dr Eng Denny Widhiyanuriyawan. Disepakati dalam pertemuan tersebut, nantinya pembangunan kawasan ini tidak sebatas pada pembangunan hunian sementara saja namun sudah semipermanen. Bahkan, juga pada fasilitas penunjang kehidupan masyarakat di sana. Mulai sanitasi, saluran irigasi, hingga bahkan pemulihan saluran sumber mata air yang rusak akibat gempa dan tsunami pada 28 September 2018.

Dekan FT UB Dr Ir Pitojo Tri Juwono MT yang memimpin langsung pertemuan tersebut menyambut baik kerja bareng pengabdian masyarakat dengan Radar Malang ini. ”Itu (kerja bareng, Red) sesuai dengan pedoman Tri Dharma Perguruan Tinggi, bagaimana ilmu yang kami miliki bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Pitojo. Dalam kerja bareng ini, FT UB akan melibatkan orang-orang pilihan di FT yang memang punya pengalaman di bidang penanganan wilayah terdampak bencana. Sebelumnya, FT juga mengirimkan sejumlah dosen ke wilayah bencana gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Untuk memastikan kebutuhan serta kondisi sasaran daerah lokasi bantuan, direncanakan dalam waktu dekat untuk melakukan survei ke lokasi bencana. ”Kami akan kirimkan dua dosen untuk melakukan pemetaan kebutuhan dan kondisi di lokasi bencana,” imbuh Pitojo.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi (Pemred) Radar Malang Mardi Sampurno mewakili manajemen di pertemuan tersebut, menambahkan, upaya untuk menggandeng perguruan tinggi adalah bagian dari upaya mengawal peruntukan bantuan pembaca Radar Malang atas musibah tsunami dan gempa bumi yang menimpa sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu. Mengapa harus fakultas teknik? Karena di lokasi bencana, dominan dibutuhkan pembangunan hunian rumah bagi warga, pembetulan saluran irigasi, dan pembetulan saluran sanitasi. Dengan melibatkan perguruan tinggi, harapannya pemanfaatan dana bantuan lebih terkawal dan lebih bermanfaat bagi masyarakat seperti yang diharapkan sejak awal. Upaya penyaluran bantuan ke Kabupaten Sigi ini sudah melalui koordinasi di pemerintah setempat. Bupati Sigi Moh. Irwan Lapata menyambut baik rencana ini dan berencana minggu depan dijadwalkan bisa menerima kunjungan dari tim Radar Malang dan tim Fakultas  Teknik Universitas Brawijaya. ”Beliau sangat mengapresiasi langkah proaktif yang akan dilakukan Radar Malang bersama Fakultas  Teknik Universitas Brawijaya,” katanya.

Sumber : Radar Malang

136 total views, 1 views today