Ditulis pada tanggal 8 Pebruari 2018, oleh roni, pada kategori Berita

Setelah terakhir divisitasi untuk akreditasi pada tahun 2013, Program Studi Magister Teknik Pengairan (TP) Fakultas Teknik Universitas Brawijaya kembali menerima kunjungan asesor Dikti. kali ini dua asesor yang datang adalah; Prof.Ir Indratmo Soekarno, M.Sc., Ph.D dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Prof. Dr. Ing. Herman Parung, M.Eng. dari Universitas Hasanuddin. Bertempat di Ruang Rapat Pimpinan Lantai 3 gedung FTUB, visitasi dilakukan tanggal 5-6 Februari 2018.

Kedatangan Tim Asesor disambut oleh Rektor UB Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS., Dekan FT-UB Dr. Ir. Pitojo Tri Juwono, MT beserta jajaran Ketua Jurusan Teknik Pengairan Dr.Ir. Ussy Andawayanti, MS Ketua Prodi S2 TP Dr.Eng. Donny Harisuseno, ST., MT, dan segenap tim Task Force Jurusan Teknik Pengairan. Turut hadir pada kegiatan ini para Ketua Jurusan, Ketua Lembaga Penunjang Akademik, dan Kepala Bagian Administrasi di lingkungan FT-UB.

“Bagi kami visitasi akreditasi adalah wadah evaluasi agar kami terus dapat meningkatkan mutu dan pelayanan kami sebagai institusi pendidikan. Untuk itu mewakili Fakultas Teknik  saya menyambut baik kedatangan para asesor di FTUB,” ujar Dr Pitojo menyambut kedua asesor BAN PT.

Sejalan dengan Dekan, Rektor UB, Prof Bisri mengungkapkan bahwa UB memang sangat concern menata jaminan mutu yang diberikan bagi stake holdernya yang meliputi mahasiswa, staff pendidik dan kependidikan, masyarakat, dan user. Menurutnya audit internal dan eksternal justru menjadi faktor penting untuk menjamin agar kinerja tiap- tiap bagian terjaga konsisten dan terus meningkat. Untuk jenjang Magister dan Doktoral, rector memberi arahan yang spesifik untuk peningkatan kualitas dan kuantitas riset.

“Dari apa yang saya pelajari saat mendapat kesempatan mengunjungi Institusi pendidikan tinggi di negara- negara maju, mereka sudah berfokus menjadikan kampus menjadi pusat riset melalui pengembangan laboratorium. Menanggapi hal tersebut beberapa tahun belakangan kami memulai program hibah kompetisi laboratorium, dan Jurusan Teknik Pengairan mnejadi salah satu yang laboratoriumnya paling mumpuni.” ungkap Profesor Teknik Pengairan FT-UB ini.

Setelah dibuka secara resmi oleh Rektor, kegiatan visitasi diawali dengan dialog antara asesor dengan mahasiswa dan alumni S2 Teknik Pengairan. Dilanjutkan dengan pimpinan fakultas untuk memverifikasi kesesuaian borang fakultas. Kemudian acara dilanjutkan dengan dialog antara asesor dengan task force tim S2 Teknik Pengairan untuk memverifikasi kelengkapan dokumen pendukung. Dalam kesempatan ini, asesor juga melakukan wawancara dengan pegawai, dan dosen pengajar S2 TP untuk melengkapi dokumen penilaian. (humasFT)

876 kali dilihat, 10 kali dilihat hari ini