Ditulis pada tanggal 1 Juni 2016, oleh roni, pada kategori Berita, Kegiatan

15Jurusan Teknik Pengairan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT-UB) akan membangun gedung perkuliahan baru pada tahun ini.

Prosesi peletakan batu pertama dilakukan oleh Rektor Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS, Pembantu Rektor II Dr. Sihabudin, SH., MH., Pembantu Rektor III Prof. Dr. Ir. Arief Prajitno, MS., Dekan FT Dr. Ir. Pitojo Tri Juwono, MT., dan Ketua Jurusan Teknik Pengairan Ir. Moh. Sholichin, MT., Ph.D.

Kegiatan yang turut mengundang para Dekan di lingkungan UB tersebut dilaksanakan pada Senin, 30 Mei 2016, di lahan Laboratorium Teknik Sungai dan Rawa.

Dalam sambutannya, Dekan FT Dr. Ir. Pitojo Tri Juwono, MT menyampaikan bahwa pembangunan gedung ini adalah program kegiatan FT dalam rangka menyiapkan dan menyempurnakan sarana prasarana pembelajaran khususnya Jurusan Teknik Pengairan.

Gedung yang dibangun di atas lahan seluas 500 m2 tersebut rencananya dibangun 6 tingkat, 1 lantai dasar berupa basement untuk laboratorium sungai, 2 lantai untuk kegiatan administrasi, dan 3 lantai untuk ruang perkuliahan.

Sebagai wujud peningkatan saranan prasarana pembelajaran, lanjut Pitojo, FT telah mengalokasikan dana Rp. 24,5 M untuk anggaran belanja modal gedung. Dana sebesar Rp. 19 M telah terserap untuk pembangunan gedung perkuliahan Jurusan Teknik Pengairan tersebut. Sisanya, untuk pemeliharaan rutin dan pembangunan lainnya.

“Salah satunya pengembangan laboratorium di Desa Ngijo Kabupaten Malang yang InsyaAllah dibangun tahun ini juga,” ujar dosen pakar di bidang pengairan itu.

Gedung perkuliahan Jurusan Teknik Pengairan ditargetkan dapat terselesaikan tahun ini juga. Sehingga diharapkan pada perkuliahan semester genap tahun depan sudah dapat digunakan mahasiswa.

Sementara itu, Rektor Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS bertekad pada tahun 2016 pembangunan gedung-gedung baru di lingkungan UB dapat terselesaikan. Menurutnya, tahun ini sudah hampir 90 % gedung-gedung tersebut terselesaikan. Sehingga, diharapkan ke depan pembangunan dapat bergeser pada gedung di UB Kampus Dieng.

“Tahun depan kami juga canangkan dan konsentrasikan sebagai tahun pengembangan laboratorium,” beber guru besar di bidang pengairan itu.

23 3341

998 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini