Ditulis pada tanggal 3 September 2014, oleh admin, pada kategori Berita

dukungan

Jurusan Teknik Pengairan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT-UB), siap memberikan advokasi kepada warga Ciptomulyo, Kecamatan Sukun. Dukungan aktif ini diberikan dalam rangka usaha untuk memerangi pencemaran lingkungan di Kali Badek dan kawasan lainnya akibat limbah dari dua pabrik kulit di sekitar Kali Badek.

“Kami siap melakukan advokasi. Ini wilayah kami sebagai proses pengabdian kepada masyarakat,” kata Ketua Jurusan Teknik Pengairan FT-UB Ir. Moch Solichin, MT., Ph.D seperti diberitakan Jawa Pos Radar Malang, Selasa (2/9).

Bentuk dukungan ini bisa diberikan dengan cara membentuk tim independen untuk menguji kualitas air Kali Badek di laboratorium yang dimiliki Jurusan Teknik Pengairan.

Langkah konkret yang akan dilakukan Jurusan Teknik Pengairan akan menunggu gerakan dari elemen lain untuk melakukan advokasi. Bila elemen lain bergerak, maka bisa dipastikan Jurusan Teknik Pengairan akan siap memberikan dukungan.

Diberitakan Jawa Pos Radar Malang, dukungan kepada warga Ciptomulyo akibat pencemaran lingkungan Kali Badek terus berdatangan dari beberapa pihak.

Dukungan tersebut datang dari anggota DPRD Kota Malang, Perhimpunan Advokad Indonesia (Peradi) Kota Malang, mahasiswa pecinta alam dari berbagai kampus, dan terakhir dari Badan Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Universitas Muhammadiyah Malang serta Jurusan Teknik PEngairan FT-UB.

Sumber

951 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini